Source: Razer

Anda pasti sudah mengetahui bahwa saat ini negara di Asia Tenggara dengan tingkat korban COVID-19 terbanyak adalah Singapura. Korban positif COVID-19 sudah mencapai 24.671 sampai dengan 13 Mei 2020. Penanganan korban positif yang baik membuat hanya sedikit korban positif yang meninggal dan tercatat sampai dengan saat ini hanya 21 korban yang meninggal.

Untuk membantu Singapura dalam melawan COVID-19, maka Razer yang merupakan perusahaan pembuat aksesori gaming akan segera menyediakan 20 vending machine berisikan masker mulai 1 Juni 2020. Singapura masuk dalam jajaran negara yang berusaha keras untuk bisa menjadi negara mandiri dalam penyedia masker dan seluruh sistem pabrik masker di sana sudah menerapkan industri 4.0.

Perusahaan Razer tersebut dilaporkan sudah berhasil mengirim lebih dari 1 juta masker ke seluruh dunia. Mesin yang ada di pabrik Razer juga di setting untuk bekerja selama 24 hari dalam satu bulan untuk produksi masker secara otomatis sepenuhnya.

Berusaha keras untuk memerangi persebaran COVID-19, maka Razer berjanji untuk membagikan masker sebanyak 5 juta secara cuma-cuma ke pada penduduk Singapura dengan rentang usia 16 tahun sampai dengan orang yang berusia lebih tua. Razer juga tengah menjalin kolaborasi dengan perusahaan plastik Sunningdale Tech untuk bisa meningkatkan produksi masker sampai 10 juta buah.

“Razer akan terus berusaha keras dalam memberikan support ke Singapura untuk bisa menjadi negara mandiri dalam menyediakan kebutuhan masker dalam negeri,” kata CEO Razer Min-Liang Tan.

Singapura yang memiliki populasi lebih dari 5 juta penduduk dengan luas negara hanya 721,5 km persegi, sehingga dinilai sangat padat penduduk dan memungkinkan persebaran COVID-19 sangat mudah bila tidak berusaha keras. Salah satu langkah yang diambil selain menggunakan masker untuk tiap orang, Singapura juga menjalankan strategi contact tracing.

Strategi contact tracing yang dijalankan oleh Singapura ini sangat efisien dalam mencegah dijalankannya strategi lockdown. Namun, saat terjadi banyak orang migrasi ke Singapura akibat pekerjaan, maka negara tersebut harus mengubah strateginya. Di tengah ketegangan tersebut satu-satunya strategi yang masih tetap harus dijalankan adalah tiap orang harus menggunakan masker.

A man wears a face mask during the 2019-20 coronavirus (COVID-19) outbreak to try to prevent catching it.

Source: topdoctors.co.uk